Rabu, 29 Januari 2014

Tempat Wisata di Singkawang


Halo, guys~~
Nah sekarang aku mau bahas tempat wisata di kota kelahiran aku, Singkawang~~~ :3
Meskipun kotanya gak begitu terkenal, tapi banyak juga loh tempat wisatanya
Oke langsung aja, cekidot! :3

1. Pantai Pasir Panjang


Pantai Pasir Panjang terletak di Kecamatan Tujuh Belas, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat. Pantai ini diberi nama Pantai Pasir Panjang karena pantainya membentang panjang di laut lepas sepanjang 3 Km. Pantai ini memiliki pasir putih yang cantik dan ombak yang tenang. Pantai ini dapat dicapai dengan kendaraan selama 20 menit (17 Km) dari pusat Kota Singkawang ke arah Pontianak.

Hamparan pasir putih yang seperti karpet, bebatuan, panorama alamnya yang masih alami dan air lautanya yang tenang menjadikan pantai ini sangat layak untuk dikunjungi. Rasakan hembusan angin laut membelai kulit-mu ketika kamu berjalan di sepanjang garis pantai sambil memandang ke laut lepas. Suasana akan semakin indah ketika matahari mulai menghilang di ufuk barat.


Fasilitas pendukung yang tersedia seperti kolam renang, motel, pemancingan, restoran, diskotik dan sarana bermain. Terdapat sarana olah raga bermotor seperti track/sirkuit bagi para kawula muda untuk menyalurkan bakatnya dalam road race maupun grass track. Dengan air laut yang tenang pantai ini juga cocok untuk berkembangnya olah raga jetsky dan parasailling. Pasir panjang merupakan kawasan yang strategis karena letaknya di pinggir jalur transportasi antara ibu kota propinsi, Pontianak dengan Kota Singkawang dan kota-kota di sekitar jalur Utara Kalimantan Barat. Pantai Pasir Panjang telah lama menjadi tempat rekreasi yang terkenal, menghadap ke Laut Natuna serta beberapa pulau kecil di sekitarnya antara lain Pulau Randayan, Pulau Lemukutan dan Pulau Kabung.

Aku pernah kesini sih
waktu masih bayi -____-

2. Sinka Island Park


Sinka Island Park merupakan sebuah objek wisata yang ada di daerah Singkawang, Kalimantan Barat. Kawasan wisata yang terletak di teluk Karang atau Ma'jantuh, sebelah selatan kota Singkawang ini bisa ditempuh selama 3 jam dari Kota Pontianak. Objek wisata ini merupakan perpaduan dari wisata modern dan wisata alami.

Sinka Island Park adalah sebuah kompleks wisata yang dibangun untuk memanjakan masyarakat Kalimantan Barat pada umumnya dan warga Singkawang khususnya. Di kawasan wisata ini, pengunjung bisa menikmati keindahan pantai dengan berkeliling mengendarai delman atau kuda yang bisa disewa. Di area ini juga tersedia kolam renang, kantin, dan banyak kios makanan dan minuman.

Selain berkeliling pantai dengan kuda, pengunjung juga bisa mencoba permainan air di pantai ini seperti banana boat, jetski, dan sepeda air. Yang paling terkenal di kawasan wisata ini adalah Sinka Zoo. Sebuah kebun binatang yang memiliki topografi berbukit-bukit. Kebun binatang ini terletak di sebelah selatan, sekitar 500 meter setelah memasuki kawasan Sinka Island Park. Seperti di Taman Safari, disini kita bisa mengelilingi Sinka Zoo dengan mengendarai mobil. Namun kalau pengunjung ingin turun untuk berfoto-foto juga dipersilakan.

Tiket masuk di Sinka Zoo ini Rp 10.000/orang. Koleksi satwa di kebun binatang ini cukup lengkap. Disini sobat dan putra-putri bisa melihat bahkan memberi makan hewan tertentu seperti rusa dan kerbau albino. Satwa lain yang ada disini adalah gajah, harimau, singa, beruang madu, siamang, burung merak, burung kakatua, kera, burung elang laut dan ular. Disini pengunjung juga bisa memegang dan berfoto dengan ular sanca albino asli dari Brazil.

Selain Sinka Zoo, Objek wisata lain yang bisa dikunjungi adalah Pulau Simping. Sebuah pulau kecil dan mungil yang dihubungkan oleh sebuah jembatan yang ada di Sinka Island Park.  

Selain pulau Simping, ada juga pantai Bajau. Tiket masuknya sebesar Rp 20.000/orang. Pantai ini cenderung berbatu sehingga menyulitkan pengunjung untuk berenang. Namun di pantai Bajau ini, pengunjung bisa mencoba permainan air banana boat dengan tarif Rp 200.000/ 6 orang selama 15 menit.

Well, Sinka Island Park ini deket banget sama rumah saudaraku, jadi setiap pulang kampung pasti ke tempat ini. Masuknya kaga bayar :v kecuali kalo banana boatnya jelas bayar -.-

Ini foto terakhir SIP yang aku ambil, ini pulau simping nya 

3. Taman Bukit Bougenville


Bukit Bougenville adalah taman yang terletak hanya 10 menit dari pusat Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Taman ini mempunyai area seluas 1,5 hektar. Sebagian besar area ini ditutupi dengan rumput dan dipercantik dengan berbagai tanaman hias dengan bougenville adalah tanaman yang paling mendominasi. Pengunjung bisa melihat warna-warni tanaman bougenville yang ditanam di taman. Warna tanaman ini kontras sekali dengan warna hijau rumput dibawahnya.

Pada sebagian area taman ada yang dilengkapi dengan track pejalan kaki yang melintasi area taman. Pada bagian lain terlihat ada kolam. Diatas kolam ini terdapat jembatan yang memotong kolam dengan tulisan “Bukit Bougenville” pada sisi jembatan. Sementara itu ada patung naga yang meliuk-liuk pada bagian bawah kolam dengan kepala yang menjulang keatas jembatan. Bila dilihat dari bentuknya yang seperti ular, maka naga ini bisa dipastikan merupakan hewan mitologi yang berasal dari Tingkok. Bukannya seperti bentuk naga yang umum ditemui pada mitologi yang berasal dari Eropa.

Taman ini dinamakan dengan nama Bukit Bougenville sepertinya dikarenakan ada banyak bunga bougenville yang tumbuh di lokasi taman. Bougenville atau yang juga disebut dengan bunga kertas merupakan salah satu tanaman hias yang populer. Tanaman ini mempunyai batang yang kecil dimana arah tumbuhnya tidak bisa tegak. Daya tarik utama dari bougenville adalah bunganya yang mempunyai warna yang cerah. Namun warna yang cerah itu bukan berasal dari kelopak bunga seperti pada kebanyakan bunga jenis lainnya. Bagian dengan warna yang menarik tersebut adalah daun pelindung bunga bougenville yang disebut dengan seludang bunga. Sementara yang merupakan bunga dari tanaman bougenville adalah bunga kecil yang berada ditengah-tengah seludang bunga.

Ketika bunga bougenville sudah mekar, biasanya tanaman ini akan merontokkan sebagian daunnya. Ciri ini bisa digunakan sebagai pertanda, bahwa bunga dari tanaman bougenville telah mekar. Sementara bila bunganya sedang dalam perkembangan, makan seludang bunganya akan berbentuk kuncup menutupi keseluruhan bagian bunga. Seludang bunga dari bougenville terlihat tipis sekali. Oleh karena itulah tanaman ini disebut juga dengan bunga kertas. Untuk menunjukkan bentuk seludang bunga yang tipis seperti kertas. Sementara kata bougenville diberikan oleh seorang ahli botani bernama Philibert Commercon yang ikut ekspedisi mengelilingi dunia menggunakan kapal yang dipimpin Louis Antoine de Bougainville. Kata bougenville populer digunakan di Indonesia untuk merujuk kepada bunga kertas. Popularitas nama ini bisa terlihat dari taman di Kota Singkawang yang diberi nama Taman Bukit Bougenville.

Taman Bukit Bougenville ternyata mempunyai koleksi bunga lain selain dari bunga kertas yang banyak ditanam disini. Berbagai jenis tanaman hias lainnya juga bisa ditemui di taman ini, seperti tanaman sri rejeki (aglaonema). Sri rejeki adalah tanaman yang biasanya tumbuh di kawasan hutan hujan tropis, yaitu jenis hutan yang berada disekitar khatulistiwa. Ciri khas tanaman ini adalah mempunyai akar serabut dengan batang yang tidak mempunyai kambium seperti pada pohon keras. Sementara daunnya terlihat menyirip dengan beberapa turunan yang telah dikembangan, sehingga menambah kecantikan dari tanaman sri rejeki.

Anthurium adalah tanaman yang sangat disukai oleh penggemar tanaman hias. Pengunjung bisa menemui tanaman ini di Taman Bukit Bougenville. Secara alami biasanya tanaman ini hidup dengan menempel pada tanaman lain. Tapi tanaman ini tidak bersifat parasit yang mengambil sari makanan dari inang yang ditempelinya. Oleh karena itu, anthurium juga bisa tumbuh pada permukaan hutan tanpa harus menempel pada pohon. Hal paling menarik dari anthurium adalah bentuk daunnya yang unik. Sebagian besar anthurium mempunyai daun berwarna hijau dengan urat daun yang menonjol. Meskipun demikian ada juga anthurium yang mempunyai daun dengan warna lain, seperti pink. Tanaman ini mempunyai kesan yang mewah, sehingga dimasa lalu sering sekali ditemui pada istana-istana yang ada di daerah Jawa. Tapi sekarang anthurium sudah banyak dikembangbiakkan dan menjadi populer di berbagai daerah di Indonesia. Seperti yang ditanam pada Taman Bukit Bougenville.

Selain tanaman hias, Taman Bukit Bougenville juga mempunyai kebun buah. Kebun ini dipenuhi dengan berbagai tanaman yang buahnya sering dijual oleh pedagang. Coba saja berkeliling di kebun buah Taman Bukit Bougenville, pengunjung dapat menumi buah durian, alpukat, rambutan, dan belimbing. Setelah berkeliling Taman Bukit Bougenville yang merupakan tempat yang cocok untuk rekreasi keluarga, mungkin ada pengunjung yang ingin duduk beristirahat. Taman ini mempunyai beberapa pondok yang sengaja dibangun sebagai tempat bersantai yang bisa digunakan oleh para pengunjung. Bila ingin sambil makan, maka datangi saja kantin yang berada di lokasi Taman Bukit Bougenville. Menikmati hidangan makanan menjadi lebih nikmat bila ditemani oleh sejuknya udara di sekitar kawasan Taman Bukit Bougenville.

Taman Bukit Bougenville mempunyai area berupa hutan homogen. Hutan ini disebut homogen, karena pohon yang tumbuh disini hanyalah pohon gaharu. Sejauh mata memandang hanya terlihat jajaran pohon gaharu. Gaharu adalah tanaman industri, dimana getahnya yang berbau harum sering dimanfaatkan untuk kebutuhan industri parfum. Getah gaharu sangat dihargai sehingga bernilai tinggi dan saat ini merupakan komoditi perdagangan diantara Nusantara (termasuk Indonesia) hingga ke India, Iran, Arab, dan Afrika. Selain getahnya yang bernilai tinggi, pohon gaharu juga mempunyai daun yang rimbun. Sehingga hutan gaharu di Taman Bukit Bougenville terasa sangat sejuk dengan udara yang segar. Pengunjung bisa memberi oleh-oleh di Taman Bukit Bougenville yang bisa dibawa pulang. Oleh-oleh ini berupa bibit bunga yang bisa didapatkan di rumah kaca Taman Bukit Bougenville. Harga bibit beragam tergantung dari jenis bunga yang ingin dibeli.

4. Air Terjun Riam Merasap


Air Terjun Riam Merasap adalah obyek wisata alam yang terletak di propinsi Kalimantan Barat tepatnya di Desa Batang Air kecamatan Sanggau Ledo Kabupaten Bengkayang dan berjarak cukup jauh sekitar 300 kilometer dari kota Pontianak ibukota propinsi Kalimantan Barat. Jarak tempuh dari kecamatan Sajingan ke lokasi sekitar 15 kilometer. Dan jika dari perbatasan Indonesia - Malaysia hanya berjarak 10 kilometer sehingga jangan heran bila sobat akan melihat cukup banyak warga Malaysia yang berkunjung kesini.

Dinamakan Riam Merasap karena air terjun ini mempunyai aliran air yang deras dan dari aliran air tersebut menimbulkan kabut dingin dari percikan air yang jatuh sehingga masyarakat sekitar menamainya Air Terjun Riam Merasap. Air terjun ini memiliki ketinggian 20 meter dan lebar 8 meter dengan air jernih yang mengalir disana dan panorama rimba tropis khas Kalimantan membuat air terjun ini semakin indah. Bila sobat mau menelusuri aliran air terjun ini maka tak jauh dari Riam Merasap ini sobat akan menemukan satu buah Riam lagi yang bernama Riam Naik Kubik dengan ketinggian 8 meter yang tak kalah indahnya.

Dengan lebar 8 meter banyak yang menganggap air terjun Riam Merasap ini sebagai miniatur air terjun Niagara yang ada di Amerika Serikat, karena kebanyakan air terjun di Indonesia memiliki lebar tak lebih dari 3 meter. Akhir - akhir ini pemerintah setempat memanfaatkan air terjun ini sebagai sumber listrik sehingga dibangun PLTA.  

Untuk mencapai ke lokasi air terjun sobat harus berhati-hati karena jalannya sedikit terjal dan licin dan belum dibuatkan tangga untuk turun, meskipun begitu sembari berhati-hati sobat bisa menikmati pemandangan air terjun yang indah dan melihat pengunjung yang sedang bermain air atau mandi. Disini sobat tidak akan menemui fasilitas apapun karena memang air terjun ini masih alami....atau memang belum dikelola oleh pemerintah ya, soalnya memang untuk memasuki lokasi ini sobat tidak dikenakan biaya masuk mungkin cuma bayar uang parkir kendaraan saja karena untuk mencapai ke lokasi harus berjalan kaki.

Pada bulan Mei dan Oktober biasanya pengunjung bertambah dikarenakan di bagian hulu air terjun ini terdapat Gua Maria sebagai tempat ziarah umat Katolik yang pada bulan itu merupakan penutupan bulan Maria bagi pemeluknya.

5. Gunung Jempol 


Gunung Jempol merupakan kawasan cagar alam di Kota Singkawang , Kalimantan Barat. Dengan keunikan flora yang tumbuh di dalamnya seperti bunga Raflesia, Tuan Mudae, Dendrobium Singkawang Ense (Anggrek Singkawang) sehingga menjadi tempat menarik untuk dikunjungi. Sejak jaman Belanda sampai sekarang Gunung Poteng merupakan sumber air bersih kota Singkawang. Tempat ini terletak di Pajintan sekitar 7 km dari Timur kota Singkawang. Di Pajintan ini juga kita dapat melihat bongkahan batu besar yang unik karena proses alam sehingga menyerupai buah belimbing. 

Masyarakat setempat menyebutnya batu bergantung karena seperti terapung diatas air. Gunung ini sering disebut Gunung JEMPOL karena masyarakat sekitar sering menyebutnya,dan dilihata dari kejauhan tampak seperti jempol. Letak Kawasan Gunung Jempol merupakan salah satu gunung yan gterdapat di kawsan Cagar Alam Raya Pasi, dimana Gunung Jempol ini terletak di Kecamatan Singkawang Timur dengan letak geografis antara 0º 45’17” - 01º01’21,51”LU dan 108º59’45,1” - 109º10’19”BT. Aksebilitas Untuk menuju ke daerah Gunung Jempol dapat melewati ruas jalan Singkawang menuju Bengkayang yang dapat ditempu dengan kendaraan umum jenis oplet dengan waktu tempuh sekitar 25 menit sampai dimuka jalan Dusun Sylca Poteng. Dari muka jalan menuju wisma Gunung Jempol dapat ditempuh oleh kendaraan roda empat dengan jarak ± 3 Km, kondisi jalanan cukup baik dan telah beraspal dan jika berjalan kaki meerlukan waktu ± 45 menit. Flora Berbagai jenis flora yang dilindungi di Cagar Alam ini antara lain Bunga Bangkai (Amorphopallus sp), Bunga Bintang (Rhizanthes zepelii), Bunga Padma Raksasa ((Rafflesia tuan-mudae) dan eberapa jenis anggrek. 

Bahkan gunung ini udah keliatan dari rumah nenekku. ini termasuk gunung favoritku dari kecil karna bentuknya yg lucu itu #menurutku -_-

6. Danau Biru


Mengapa danau ini disebut Danau Biru? Karena danau ini (Danau Biru) mempunyai air yang berwarna biru. Danau Biru adalah salah satu tempat wisata di Kota Singkawang yang lumayan menarik, unik dan eksotis.

Lokasi Danau Biru ini dari pusat Kota Singkawang kurang lebih 6 km. Jika ingin ke Danau Biru bisa mnggunakan sepeda motor ataupun mobil sekitar 30 menit bisa sampai ke Danau Biru dari Pusat Kota Singkawang. Menurut penduduk setempat, banyak anak-anak muda yang berkunjung ke Danau Biru pada saat sore hari sambil menikmati matahari terbenam. Banyak Dari warga setempat yang pada saat waktu liburan sering ke danau tersebut untuk mandi dan berenang khususnya anak-anak.

Di lihat dari kasat mata pun danau ini memang unik. Warna biru yang kontras ditengah padang ilalang dan semak belukar yang berada di tengah bentang alam yang gersang dengan warna pasir putih, dari kejauhan terlihat batas hutan dan kebun sawit dalam radius 2-3 kilometer di dalam kawasan ini.

Para pengunjung dapat menyaksikan pemandangan yang sangat natural, pesonanya yang indah dengan langit yang membiru dan airnya yang biru pula. Padang rumput yang begitu hijau, kebun sawit yang rindang dan tertata dengan rapi, pegunungan yang hijau, padang pasir yang bergunduk-gunduk, bebatuan yang terbentuk oleh air hujan, dan masih banyak keunikan yang lain.

Danau yang airnya bewarna biru ini sebenarnya merupakan bekas tambang emas illegal beberapa tahun yang lalu. Sekarang tempat ini tidak lagi diusahakan untuk pertambangan dan berubah menjadi danau dengan airnya yang bewarna biru. Sebenarnya semua itu dampak dari kerusakan alam yang menghasilkan pemandangan yang indah. Mungkin istilahnya alam memberikan hikmahnya dibalik kerusakan yang di timbulkan oleh para penambang.

7. Masjid Agung Singkawang


Singkawang memang menyimpan sejuta keunikan! Salah satunya, kota yang terkenal sebagai kota seribu kuil ini pun dikenal sebagai kota yang menjunjung tinggi pluralisme agama dan budaya. Dari tiga mayoritas suku yang berbeda di kota ini, Tionghoa, Dayak dan Melayu, keanekaragaman budaya yang dibawa dari masing-masing suku tersebut melebur dengan baik. Kota seluas 504 Km2 ini merupakan wilayah pemekaran kota Sambas. Perjalanan menuju kota Singkawang ini memang tidak instan. Jika menempuh perjalanan melalui udara, akses pertama yang dituju adalah Bandara Supadio Pontianak. Setelah itu dilanjutkan perjalanan darat selama kurang lebih 4-6 jam dengan jarak tempuh sekitar 150 kilometer.

Bukan perjalanan yang singkat tentunya, namun semua akan terbayar dengan pemandangan alam Borneo yang masih alami dan menantang untuk ditelusuri. Menelanjangi pohon-pohon yang dibiarkan tumbuh asri ketika melewati hutan-hutan yang masih terjaga, seketika nuansa tropis yang begitu kental menyapa langkah pertama anda di Kalimantan Barat. Sesampainya di kota Singkawang, anda akan segera melihat Masjid Agung di jantung kota. Masjid ini berlokasi dekat dengan Kantor Walikota Singkawang dan berdekatan dengan Taman Gayung Bersambut. Masjid dengan arsitektur joglo ini merupakan masjid terbesar dan yang tertua di Singkawang.

Masjid Agung Singkawang yang dinaungi oleh Yayasan Nurul Islam Singkawang ini menjadi pemersatu umat beragama Islam yang berada di Sambas dan Singkawang. Masjid Agung ini sendiri berada dalam lingkar wilayah Islam (Islamic Center) Singkawang, dimana di sekitarnya didirikan Gedung Arafah, SMP Islam Terpadu, SD Islam Terpadu, TK Nurul Islam serta TPA/TPQ yang mendukung fasilitas dakwah organisasi Muslim di Singkawang. Masjid ini terletak di Jalan Alianyang, Singkawang.  Jangan heran, sebab di kota ini pluralisme beragama sungguh terjaga kedamaiannya. Bayangkan saja, kota ini seperti penuh cahaya ketika malam hari raya tiba. Baik malam imlek maupun malam idul fitri, kota ini di terangi cahaya-cahaya lampion serta arak-arakan.

Kembang api pun dinyalakan di setiap sudut kota, di sepan rumah warga dan di setiap sudut jalan. Keharmonisan dan toleransi antar umat beragama ini memang pantas diacungi jempol dan sangat pantas diteladani. Sebagai Masjid tertua di kota ini, tentu saja Masjid Agung Singkawang telah menjadi saksi bisu keharmonisan umat beragama ini secara tutun-temurun. Tentunya ini menjadi salah satu nilai historis yang tak bisa ditandingi bangunan lain yang usianya lebih muda dari Masjid Agung ini sendiri. Kota dengan basis mayoritas suku Dayak, Tionghoa dan Melayu ini menjadikan perbedan sebagai alasan untuk saling menghargai dan menghormati antar umat beragama dan budaya. Tak heran jika kota multi budaya ini seperti tak kehabisan budaya, eksplorasi percampuran budaya justru menghasilkan budaya dan hasil budaya baru di bawah label kota Singkawang.

Sebenarnya masih banyak tempat-tempat wisata menarik di Singkawang
Hanya saja kurang dikenal banyak orang, dan sebagian besar belum dikelola secara baik.
Ini beberapa foto-foto di kota Singkawang yang aku potret





Ini cuma iseng, motoin pete yg ada di pasar singkawang :v

Sumber: 

1 komentar:

Kiyai kanjeng dimas taat pribadi mengatakan...

SAYA MAS JOKO WIDODO DI SURABAYA.
DEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!
HANYA DENGAN MENPROMOSIKAN WETSITE KIYAI KANJENG DIMAS DI INTERNET SAYA BARU MERASA LEGAH KARNA BERKAT BANTUAN BELIU HUTANG PIUTAN SAYA YANG RATUSAN JUTA SUDAH LUNAS SEMUA PADAHAL DULUHNYA SAYA SUDAH KE TIPU 5 KALI OLEH DUKUN YANG TIDAK BERTANGUNG JAWAB HUTANG SAYA DI MANA MANA KARNA HARUS MENBAYAR MAHAR YANG TIADA HENTINGNYA YANG INILAH YANG ITULAH'TAPI AKU TIDAK PUTUS ASA DALAM HATI KECILKU TIDAK MUNKIN SEMUA DUKUN DI INTERNET PALSU AHIRNYA KU TEMUKAN NOMOR KIYAI KANJENG DI INTERNET AKU MENDAFTAR JADI SANTRI DENGAN MENBAYAR SHAKAT YANG DI MINTA ALHASIL CUMA DENGAN WAKTU 2 HARI SAJA AKU SUDAH MENDAPATKAN APA YANG KU HARAPKAN SERIUS INI KISAH NYATA DARI SAYA.....

…TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI KANJENG…

**** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
3.JUAL TUYUL MEMEK / JUAL MUSUH
4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..

…=>AKI KANJENG<=…
>>>085-320-279-333<<<






SAYA MAS JOKO WIDODO DI SURABAYA.
DEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!
HANYA DENGAN MENPROMOSIKAN WETSITE KIYAI KANJENG DIMAS DI INTERNET SAYA BARU MERASA LEGAH KARNA BERKAT BANTUAN BELIU HUTANG PIUTAN SAYA YANG RATUSAN JUTA SUDAH LUNAS SEMUA PADAHAL DULUHNYA SAYA SUDAH KE TIPU 5 KALI OLEH DUKUN YANG TIDAK BERTANGUNG JAWAB HUTANG SAYA DI MANA MANA KARNA HARUS MENBAYAR MAHAR YANG TIADA HENTINGNYA YANG INILAH YANG ITULAH'TAPI AKU TIDAK PUTUS ASA DALAM HATI KECILKU TIDAK MUNKIN SEMUA DUKUN DI INTERNET PALSU AHIRNYA KU TEMUKAN NOMOR KIYAI KANJENG DI INTERNET AKU MENDAFTAR JADI SANTRI DENGAN MENBAYAR SHAKAT YANG DI MINTA ALHASIL CUMA DENGAN WAKTU 2 HARI SAJA AKU SUDAH MENDAPATKAN APA YANG KU HARAPKAN SERIUS INI KISAH NYATA DARI SAYA.....

…TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI KANJENG…

**** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
3.JUAL TUYUL MEMEK / JUAL MUSUH
4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..

…=>AKI KANJENG<=…
>>>085-320-279-333<<<

Posting Komentar