Selasa, 26 November 2013

FF TIME MACHINE [TAEYEON] Part 2/2




Title: Time Machine

Genre: Romance, a little bit Sad, dll

Cast: - Kim Taeyeon
          - Byun Baekhyun
          - temukan sendiri. 

Rating: 13 tahun keatas.

Length: Twoshoot

Author: Sri Noor Wulandari

Recomended Song: - Time Machine ~ SNSD
                                 - Baby Don't Cry ~ EXO
                                 - Missing You Like Crazy ~ Taeyeon

Note: 
FF ini milik saya, Cast yang ada didalam ff ini tentu saja milik Tuhan
DON'T PLAGIAT
Kalau tidak suka cast nya lebih baik jangan dibaca
Jangan jadi Silent Reader! habis baca minimal komen sesuatu gitu -_-
Oya, buat saran aja, kalau baca jangan cepet2. Soalnya banyak alur flashback jadi biar gak bingung pelan2 aja seperti air mengair (?) 


WARNING!!!! BANYAK TYPO BERTEBARAN 


"I know You’re my sister but I really want You to be my girl."

PART 2



Aku memetik bunga mawar yang ada ditaman ini..



Perlahan aku meneteskan air mataku..

Ya Tuhan aku benar-benar merindukannya..

Baekhyunniee….!!! Tak tahukah aku menderita tanpamu disini..

Kali ini aku membuka kardus kue tart yang sudah aku beli tadi.

Aku ingin merayakan ulang tahunnya disini, meskipun sendiri…

Aku mulai menyalakan lilin-lilinnya,

WUSHHH…~~~
Tiba-tiba saja angin berhembus, padahal cuaca sedang panas.

Aku yakin itu Baekhyun… aku sangat yakin..

Baekhyun aku tau kau disini, bisakah kau menunjukkan dirimu?

Tak lucu kan, jika kau hanya meniup lilin-lilin itu lalu meninggalkanku lagi.

Hening..

Haha.. aku memang terlihat seperti orang tidak waras

Bahkan aku menganggap angin itu Baekhyun

Sadarlah Taeyeon.. Berhentilah berharap…

Baekhyun sudah pergi dan takkan kembali

Aku kembali menyalakan lilin-lilin itu, lalu menyanyi

“Saengil Chukkae hamnida,, Saengil chukka hamnida… Saranghaneun Baekhyun-ah Saengil Chukkae Hamnida”

FIUHHH

Aku menyanyikan lagu tersebut dan meniup lilin sambil berlinangan air mata.

Ini sangat menyakitkan untukku, sudah berkali-kali kukatakan aku benar-benar butuh Time Machine

Aku pun teringat kembali disaat ulang tahun terakhirnya dan saat ia menghembuskan nafas untuk yang terakhir kali.

FLASHBACK

Ya Tuhan…
Setelah aku kembali dari Jepang karena melanjutkan sekolahku, aku mendapat kabar buruk.

Dadaku bagaikan dipukul palu,

Bagaimana bisa Baekhyun yg selama ini kukenal ceria, hiperaktif, jahil sekarang harus terbaring lemah dirumah sakit karena penyakit itu..

‘Nak.. Baekhyun menderita Kanker Otak dan sekarang sedang dirawat dirumah sakit’

Aku sangat marah… sudah 1 tahun lamanya aku berada di Jepang, dan sudah sekian lamanya Baekhyun menderita karena penyakit itu dan baru sekarang mereka semua memberitahukan hal itu padaku.

Apakah aku ini orang asing bagi Baekhyun?

Kurasa bukan, pada kenyataannya dia selalu perhatian padaku

Perlahan aku masuk kekamar rumah sakit tempat ia terbaring lemah.

“Kakak…?!”
Ia terlihat kaget atas kedatanganku

“Kau jahat sekali Baekhyun, kau tidak memberitahuku tentang penyakitmu.. hikss hikss”, aku langsung memeluknya erat.

“Maafkan aku kakak, aku tidak ingin kakak khawatir. Aku ingin kakak fokus dengan sekolah kakak disana.” Jawabnya

“Tapi.. tidak seperti ini caranya.. oh ya hari ini kan hari ulang tahunmu aku sudah membawakan kado dari Jepang untukmu. Ini”, aku menyerahkan sebuah kado pada Baekhyun.

“Wahh.. ini sangat bagus, terimakasih kakak”, ucapnya bahagia

“hmm. Ya sama-sama”

Kami terdiam satu sama lain, hingga akhirnya ia mulai berbicara

“Kakak? Apa aku terlihat jelek? Kurasa karena pucat, wajahku yang tampan jadi hilang”, tanyanya dengan tampang polos

“Yak!!! Bisa-bisanya kau memikirkan hal yg tidak penting itu. Aku rasa wajahmu yg dulu dengan sekrng sama saja, sama- sama JELEK! Wahahaha”, ucapku sambil tertawa, ya aku masih bisa tertawa.

Dia tidak menjawab, kulihat dia mengerucutkan bibirnya lucu dan bermuka kesal.

“Kak, aku ingin meminta sesuatu dihari ulang tahunku ini.” Ucapnya tiba-tiba

“Memangnya kau ingin meminta apa?

“Aku ingin ke taman itu untuk melihat mawar bersama kakak”, jawabnya lagi

“Ehh.. tapi kan kau masih sakit, kita bisa pergi lain waktu kalau kau sudah sehatan.”, tolakku

“Aku mohon, aku ingin pergi kesana sekarang juga kakak…” pintanya sambil menunjukkan pupy eyesnya.

Mau bagaimana lagi, jika sudah seperti ini aku tidak bisa menolak.

“Baiklah, asalkan kau tetap membawa infusmu.”

“Benar boleh?? Baiklah kalau begitu, ayo cepat kesana!!”, jawabnya girang.

SKIP

Kami telah sampai di taman ini, ia terlihat sangat senang sekali.

Kami memilih duduk di salah satu bangku taman tersebut.

Kami terdiam cukup lama, sampai akhirnya

“Kak, bolehkah aku tiduran dipangkuanmu?”, tanyanya sedikit takut-takut.

“Tentu saja boleh, kaukan adikku”

“Kak, jika dilihat dari sini kau terlihat semakin cantik”, ucapnya

“Kau ini bicara apa sih”, ucapku sedikit malu sambil memalingkan wajahku ke arah lain. 

Kemudian aku kembali menatap Baekhyun,
Tiba-tiba saja  ada darah yang mengalir dari hidungnya

“Baekhyun!! Kau mimisan!! Ayo cepat kita kembali ke rumah sakit!!”, ucapku panik.

“Tidak usah kakak, aku tidak apa-apa kok.. ARGH!!! Kepalaku!!”, ucapnya sambil kesakitan memegang kepalanya.

Aku pun semakin panik

“Ayolah Baekhyun, kita harus kembali kerumah sakit sekarang! JANGAN KERAS KEPALA!”, aku membentaknya.

“Sudahlah kak, mungkin ini sudah waktunya. Biarkan semuanya berakhir disini.”, ucapnya lemah.

“YAk! KAU BICARA APA? JANGAN BICARA YANG ANEH-ANEH. BAIKLAH AKU MENURUTIMU UNTUK TETAP DISINI, TAPI TOLONG JANGAN BERBICARA SEPERTI ITU!!” aku berteriak padanya, ya aku sedang takut. Takut kehilangan orang yg kusayangi untuk kedua kalinya.

“Kak, aku sangat mencintaimu. Sangat sangat mencintaimu. Apakah kau mencintaiku juga?”, ucapnya lagi.

“Tentu saja Baekhyun, kau adalah adikku. Tentu saja aku mencintaimu”, jawabku sedikit terisak.

“Tapi ini bukanlah cinta adik pada kakaknya. Aku mencintai kakak seperti pria mencintai wanita”, ucapnya lebih pelan.

Apa maksudnya ini? Aku kurang paham?
Apa dia mencintaiku seperti namjachingu pada yeojachingunya??

“Baek.. aku tak mengerti maksudmu”, tanyaku

Ia mulai menggenggam tanganku

“Saranghae Noona, I know you’re my sister but I really want You to be my girl. Tetapi aku tak bisa disampingmu terus kak, Kau harus mencari seseorang yang dapat melindungimu dan akhirnya menjadi pendampingmu. Aku mohon tetap ingatlah aku. ” Ucapnya semakin lemah.

“Ne, Nado saranghae Baekhyun, nado..”, jawabku terisak

"Gomawo kak..", ia tersenyum lirih

Genggamannya melemah, apa artinya ini?
Kutempelkan tanganku pada hidungnya, tidak ada nafas
Ku coba cek nadinya, tak ada..

Baekhyun sudah mati… baekhyun sudah pergi…
"BAEKHYUN!!!!!", teriakku histeris. 

FLASHBACK END

Aku semakin menangis teringat kenangan itu..

Kenangan terpahit dalam hidupku

Pada kenyataannya aku mencintainya

Bukan cinta kakak pada sang adik, Tetapi cinta wanita pada sang pria

Lucu bukan?

Tapi itulah kenyataannya..

Aku mulai menghapus air mataku, perlahan aku tersenyum.
Aku harus tersenyum, tersenyum untuk Baekhyun, tersenyum untuk orang yg menyayangiku
Baekhyun, terimakasih sudah mencintaiku

..

Aku pun beranjak pergi dari taman itu dan memutuskan untuk pergi ke tempat peristirahatan terakhir Baekhyun


END





4 komentar:

Andini Andin mengatakan...

FF nya bagus, keren ^_^

Wulan Tiwoel mengatakan...

Makasih chingu ^.^

indah aprilia mengatakan...

kerennnnn

Wulan Tiwoel mengatakan...

makasih :D

Posting Komentar